don’t judge a book by its cover

udah pada familiar kan dengan peribahasa di atas?

maksudnya apa sih fir nulis ginian?

hooo…begini temans, saya hanya ingin menceritakan sepenggal kisah yang saya alami beberapa hari lalu

hari….ah saya lupa harinya :( , saya pulang dari kampus sekitar jam 5 sore

saya berjalan dari gerbang ganesha menuju pasar balubur melalui jalan gelap nyawang

sesampainya di balubur, saya naik angkot sadang serang-caringin (ssc)

dapet duduk di dekat pintu di bangku 4 orang

terlihat di dalam angkot itu kebanyakan penumpangnya memakai kaos salah satu pasangan capres-cawapres, kaosnya di sobel gitu

dan tampaknya mereka berasal dari golongan ekonomi lemah

trus mereka ngobrol-ngobrol deh… saya ngga ngerti juga mereka ngobrolin apa

tapi saya bisa menangkap bahwa mereka baru pulang kampanye

nnaaahh di tukang mebel-mebel balubur itu, ternyata ada kenalan mereka

karna angkotnya ngetem, bapak-bapak di toko mebel dengan penumpang angkot yang baru pulang kampanye itu terlibat percakapan yang lumayan singkat

kira-kira begini….

tukang mebel (TM): lah, kaosnya nomer X tuh?

penumpang angkot (PA): iya, tadi diajak pawai. dapet 30 ribu! haha

biar kaos nomer X, nyontrengnya mah nomer Y!

——

ha ha ha….miris banget mendengarnya

Advertisement

One response to this post.

  1. ayo mari main ke blog saya. tampil baru lho..

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.